-->

UPDATE 30 Mei: 10 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru Covid-19


GO1news.com | Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada 10 provinsi nihil kasus positif baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan catatan pemerintah hingga Sabtu (30/5/2020) pukul 12.00 WIB, sepuluh provinsi yang tidak melaporkan adanya penambahan kasus baru yaitu Aceh, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.

Kemudian, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Riau, Maluku, dan Sulawesi Barat.

"Kalau kita lihat, ada 10 provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif," kata Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Sabtu sore.

Menurut data pemerintah, hingga hari ini Aceh mencatat 20 kasus, Jambi 97 kasus, Kalimantan Barat 184 kasus, Kalimantan Selatan 893 kasus, dan Kalimantan Utara 165 kasus.

Berikutnya, Sulawesi tengah 126 kasus, Sulawesi Tenggara 241 kasus, Riau 117 kasus, Maluku 215 kasus, dan Sulawesi Barat 88 kasus.

Sementara itu, Yuri menyampaikan ada lima provinsi yang catatan penambahan kasus positif baru Covid-19 masih tinggi.

Kelima provinsi yang disebutkan Yuri adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat.

"Ada 5 provinsi yang masih memiliki angka kasus positif yang cukup tinggi hari ini, seperti Jatim kalau dibandingkan dengan data kemarin cenderung naik," ujar dia.

"(Kemudian) DKI Jakarta, tetapi meskipun tinggi jika dibandingkan data kemarin cenderung turun dan tidak sepenuhnya berasal di wilayah administrasi DKI. Lalu di Sulsel, Kalteng, dan Jabar meskipun tinggi tapi cenderung turun," kata Yuri.

Hingga hari ini, pemerintah mengonfirmasi penambahan 557 kasus baru Covid-19 sehingga total pasien Covid-19 saat ini menjadi 25.773 orang.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh sebanyak 523 orang sehingga total menjadi 7.015 orang.

Kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 dilaporkan bertambah 53 orang. Dengan demikian, pasien Covid-19 meninggal dunia jadi 1.573 orang. Kini, ada 414 kabupaten/kota di 34 provinsi yang terdampak Covid-19. (ss)

LihatTutupKomentar